Spread the love

Sudah tidak terhitung berapa banyak orang yang saat mereka memasukkan situs yang buat mereka adalah sebuah situs yang oke tapi malah mereka kena tipu saat mereka ingin bermain, buat kalian yang belum paham bagai mana sih caranya supaya kalian tidak ikut merasakan apa yang sudah dirasakan oleh banyak orang dan kalian tidak menjadi korban selanjutnya. Beberapa situs yang sudah pernah kalian datangi mungkin adalah salah-satu situs yang sering melakukan penipuan.

Apabila kalian merasakan atau sudah pernah merasakan memasuki situs yang mungkin melakukan penipuan kalian bisa memberi tahu kepada teman kalian, tapi buat yang belum pernah kalian harus tahu ini.

Modus

Ada beberapa modus yang sering sekali dilakukan oleh mereka para pemilik situs yang melakukan penipuan ini dan kalian harus tahu.

  1. Iklan

Mereka biasanya tidak pernah memasang iklan karena mereka tidak ingin mengeluarkan uang yang banyak hanya untuk membuat sebuah iklan yang belum tentu juga kalian kunjungi saat kalian melihat iklan tersebut.

  1. Nama

Kalian akan sering sekali menemukan situs yang memiliki nama yang mirip dengan situs yang sudah oke, mereka melakukan itu supaya kalian masuk dan kalian berpikir kalau situs itu adalah situs yang sudah oke itu.

Cara

Mereka memiliki beberapa cara yang biasanya sering mereka lakukan dan mereka akan berharap kalian terjebak dengan cara yang sudah mereka lakukan.

  1. Bermain

Akan diadakan permainan yang seperti biasa supaya seolah-olah mereka adalah situs yang oke dan mereka akan melakukan penipuan saat melakukan transaksi.

  1. Transaksi

Saat kalian sedang melihat-lihat di dalam situs itu kalian akan mencari nomor rekening yang tersedia karena memang kalian perlu tahu dan jangan sangka loh mereka juga pasti menyediakan tapi biasanya mereka tidak akan memberikan mana yang asli untuk rekening itu.

Mungkin akan bisa kalian jadikan sebagai bahan untuk kalian mencari-cari situs yang paling oke dan kalian bisa jadikan juga ini sebagai pengingat untuk kalian supaya kalian tidak menjadi korban yang selanjutnya.